[150] Wisata Bahari Olele (belajar berenang)


Sedari kecil saya tak punya cita-cita untuk bisa berenang, tergambar dalam benak pun, tak pernah. Ditambah lagi, ada satu pengalaman yang kurang baik perihal saya dan air kolam. Ceritanya saya pernah kecebur di perairan yang tidak dangkal, heheee, jadilah saya minum air di kolam itu. Karena saya ‘perempuan’, itu menjadi salah satu alasan bahwa saya tak perlu belajar untuk bisa berenang. Siapa yang ngajarin, trus kalau mau belajar di kolamnya siapa yang sepi, hihihi. Tapiiii, sekarang saya sudah bisa berenang dikit-dikit lho, hehee. Ceritanya berawal dari ajakan suami, “berenang yuk”. Kita simak liputannya yuk*ealaaah, haaaa…

Di sebelah perumahan tempat kami tinggal ada sebuah resort, namanya Pentadio Resort. Namun, karena satu dan lain hal, resort tersebut jadi kurang terawat, hanya beberapa area yang masih rutin dikunjungi, diantaranya kolam renang (air anget, air dingin) sama satu lagi sauna (air anget). Di resort itu memang ada sumber air panas alami, saat pertama kali kami berkunjung, kami terkaget-kaget, sampai-sampai mendokumentasikan kepulan asap dari sumber mata iar panas belerang tersebut. Oya, lokasi resort ini berdekatan dengan sebuah danau, katanya si danau terdangkal di seluruh Indonesia, heeee. Namanya Danau Limboto. Danau yang kaya akan ikan, Maha Besar Allah.

Awalnya saya hanya ingin menjadi penonton setia ketika suami berenang, tapi akhirnya saya memutuskan untuk les berenang, guru les nya ya suami saya, hihihi. Setelah kami melakukan survei memang ada waktu-waktu tertentu dimana kolam renang itu sepiiiiii, hanya kami berdua, hehe.

20140315_070920

Sepi kan? Heeee. Jadi yang di bawah itu adalah kolam yang berbeda suhu, yang satu anget, yang satu lagi tidak terlalu anget/dingin. Kalau yang di atas di gambar nggak kelihatan ya, heee, pokoknya di atas, di seberang gajebo itu ada 1 kolam lagi yang lebih luas, kolam yang dangkal trus lama-lama dalam, kolam renang standart nasional atau apa gitu ya, suami pernah bilang tapi saya lupa, hee.

Pengalaman pertama masuk kolam renang itu……. Kalau ingat jadi malu, hihihi. Jadi ceritanya 2 kolam yang dibawah itu dangkal, tapi yang namanya saya masih takut sama air kolam, alhasil saya teriak-teriak, pegangan suami kuat-kuat, nggak mau jauh-jauh. Padahal airnya cuma sedengkul. Pokoknya saya histeris banget saat les renang hari pertama.

20140315_081642Gambar di atas sengaja di ambil saat les renang di pertemuan ke-sekian, saat saya sudah tak takut lagi masuk kolam renang, alhamdulillah. Dari awalnya yang teriak-teriak lebai, sekarang sudah berteman dengan air kolam.

Setelah saya bisa bersahabat dengan air, beranjak belajar meluncur, kemudian bisa sedikit-sedikit mendayung dengan tangan meskipun masih belepotan, belum terlalu sukses juga untuk mengambil nafas, tapi suami sudah memberikan tiket kepada saya untuk berpindah ke kolam yang lebih dalam. Kolam yang di atas. Alhamdulillah, meskipun belum ada perkembangan yang signifikan, saya masih belum lancar untuk mengambil nafas. Taraaa, ini dia kolamnya, tapi saya masih senang untuk belajar di yang paling dangkal, heee, belum berani ke tengah-tengah.

20140118_093001Pada suatu kesempatan, kami diizinkan Allah untuk berkunjung ke Wisata Bahari Olele. Kalau sahabat semua search di mbah google dengan keyword  “wisata bahari Olele”, masyaAllah, Maha Besar Allah. Wisata Olele terletak di Kabupaten Bone Bolango, Prov. Gorontalo. Tidak terlalu jauh dari pusat kota, jalannya juga mudah dihafal, karena hanya ada 1 jalan utama, heeee. TIbalah kami di Olele…

OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERA

4279a038ad8311e3932512151bb97387_7Karena keterbatasan  alat dokumentasi kami, kami belum bisa mendokumentasikan pemandangan yang begitu indah di dalam laut. Dan karena ketidaktahuan kami, kalau ternyata ada fasilitas foto dan boleh menggunakan kamera yang bisa ‘nyemplung’ di laut, fasilitas bersama dengan kapal yang membawa kami ke spot yang ok punya untuk snorkeling. Bertemu dengan ikan ‘nemo’, ikan warna-warni dengan berbagai bentuk, terumbu karang dengan berbagai bentuk dan warnanya. Heeee, kalau di foto yang saya tampilkan di sini memang kurang bisa menggambarkan indahnya di dalam laut sana. Katanya sih, biota lautnya jauh lebih indah dibanding Bunaken. Tapi saya sendiri juga kurang tahu. Bagi sahabat yang penasaran bagaimana keindahan laut Olele, search di google yaak, kalau masih kurang puas, yuk berkunjung ke Olele.

20140316_102039

OLYMPUS DIGITAL CAMERA783c3802acf711e3bf660ec7bb27c1e3_7

Allah Akbar. Les berenangku kali ini sungguh sangat mengesankan. Bersyukur Allah mengizinkan kami untuk melihat indahnya biota laut Olele. Cukup lama dan cukup jauh rute yang kami lewati, kami bertamasya melihat indahnya ciptaan Allah, dari pagi sampai menjelang dhuhur. Alhamdulillah, Allah mengizinkan saya untuk berani snorkeling. Sepanjang snorkeling, sudah tidak bisa lagi saya menghitung berapa kali suami saya mengatakan “pegangan ya Dee, pegangan ya Dee”. Di sela-sela terkagum-kagum dengan ciptaan Allah dengan mengucap syukur, “Alhamdulillah, Maha Besar Allah, ikan di sana warna ungu Dee, terumbu di sana seperti duku Dee”, “Pegangan ya Dee”, beliau terlihat sangat mengkhawatirkan saya, secara saya adalah murid les yang belum lulus renang. Meskipun saat scorkeling kami dibekali dengan baju pelampunng, apalagi saya masih membawa ban pelampung juga sebagai pegangan di tangan, tetap saja ada tantangan ketika melewati rute yang dasar laut nya jaaauuuh karena dalam. Alhamdulillah, pasca snorkeling, kami berdua sangat antusias bercerita tentang ikan dan terumbu karang, bintang laut, dll, karena rute yang dilewati sama, jadi kalau di ajak ngobrol ‘nyambung’, heee. Secara, kami berpegangan tangan berdua saat scorkeling, jadilah pemandangannya similar.

Segala puji bagi Allah, kami pulang dengan selamat dengan membawa berbagai cerita tentang biota laut yang begitu indah, ciptaan Allah.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

2 thoughts on “[150] Wisata Bahari Olele (belajar berenang)

  1. Ping-balik: [152] Sate Tuna, Danau Limboto, Tumbilotohe, de el el | Endri Notes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s