[183] Flashback


Jadi sering teringat kisah yang disampaikan oleh guru ngaji. Ketika beliau bertanya, mampukah seorang akhwat meloncati benda setinggi kurang lebih 3 meter dihadapannya? Dengan cara berlari dari sisi kanan, kemudian meloncati benda itu, hingga sampai di sisi kiri. Yaa, bisa dibilang itu adalah fenomena yang hampir mustahil. Tapi, bagaimana kalau ditaruh anjing liar yang menggonggong di sisi kanan untuk menggigit dia? Yaaa, harus bisa meloncat dong, apapun resikonya. Jadi, apa perlu menunggu ada anjing yang menggonggong terlebih dahulu baru bisa?

Kemudian, guru ngaji kembali menjelaskan bahwa, setiap orang sebetulnya mempunyai potensi melebihi dari apa yang ia duga.

Berusaha menyelami hikmah dari setiap kejadian. Berusaha belajar untuk fokus berjalan on the right track. Memungut kepingan ilmu yang  terserak tanpa tersadari. Menyusuri setiap sudut skenario yang telah Dia tulis. Menjalani setiap peran, seharusnya dengan semaksimal mungkin. Tanpa mengeluh. Bukankah suratan tinta dari-Nya telah mengering?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s