[166] Patah Hati


10731964_1517659241785073_952492187_nKepada saudariku semuanya yang sedang dilanda patah hati, jangan terlalu hanyut dalam kesedihan ya. Ndak ada gunanya menangisi seseorang yang barangkali telah ‘mempermainkan’ perasaan kita. Yang ada malah membuat diri kita semakin terpuruk, juga tenggelam dalam kemunduran.

Apabila engkau adalah seorang perempuan yang telah menaruh harapan besar kepada seorang laki-laki. Kemudian, seorang laki-laki yang engkau ‘anggap’ akan menjadi pendampingmu itu ternyata memilih untuk bersama perempuan lain. Yang mana, sejauh ini, tak pernah terselip dalam benakmu bahwa laki-laki yang engkau harapkan itu akan mengkhianatimu. Kemudian, dengan begitu cepat kabar tentang pernikahan  mereka berhembus. Undangan menyebar, dan hari pernikahan mereka pun tiba. Lantas, apa yang sebaiknya kita lakukan? Tersenyumlah. Yakinlah bahwa dirimu kuat dan mampu untuk menghadapi  ini semua. Tersenyumlah, karena engkau adalah pemenangnya. Engkau yang telah dipilih oleh Allah sebagai hamba yang mampu untuk melewati ini semua. Bukankah Allah tak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hamba-Nya?

Siapa sih yang bisa menduga dalamnya isi hati seseorang? Tidak akan ada yang dapan menduganya, kecuali Allah. Dzat Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Dzat yang menciptakanmu, menciptakannya, menciptakan hatimu, juga hatinya.

Tak perlu engkau kenang terlampau jauh tentang kisah buruk itu. Seburuk-buruk kisah itu. Sesakit-sakit kisah itu. Cukup jadikan spion untukmu berkendara menuju hari depan. Sesekali bolehlah engkau tengok sebagai kendali dalam kemudimu. Namun, janganlah melulu melihat spion itu, bisa-bisa kemudimu akan berjalan tak lurus.

Bukankah engkau adalah perempuan yang beruntung? Lantaran telah dihindarkan dari laki-laki yang tak baik itu. Kenapa laki-laki tak baik? Yaaa, kalau ia laki-laki yang baik, ia tak akan menyakitimu, ia tak akan bergombal manis kepada perempuan yang belum menjadi haknya, tak akan berani menyentuhmu walau seujung kuku, ia akan menghormatimu sebagai seorang perempuan. Kalau ia laki-laki yang baik, dengan sesegera ia akan datang kepada kedua orangtuamu, memintamu untuk menjadi istrinya, dengan tak mencicipimu kemudian ia pergi.

Segeralah bangkit, move on. Jangan terlalu lama memegang gelas berisi air itu. Seringan apapun gelas itu, apabila dipegang terlalu lama, tentulah akan serasa berat. Baca kisahnya di sini yuk.

Instopeksi diri. Barangkali ini bukan ujian, melainkan azab dari Allah. Barangkali diri ini telah salah melangkah. Mencintai yang belum sah menjadi haknya. Merindu yang belum sah menjadi pendampingnya. Yakinlah bahwa yang Allah tetapkan pastilah yang terbaik. Segala bentuk larangan Allah kepada hamba-Nya tidak lain karena Allah begitu menyanyai hamba-Nya. Allah tak ingin hamba-Nya terjerumus dalam kubangan dosa dan maksiat. Allah melarang kita untuk berinteraksi dengan lawan jenis yang menjurus kepada perbuatan zina, termasuk pacaran.

Sahabat, yuk sama-sama ambil hikmah dari cerita tentang patah hati ini. Barangkali ini adalah teguran dari Allah lantaran kita telah berjalan begitu jauh di jalan yang salah. Barangkali, kalau kita tidak diingatkan Allah dalam kisah patah hati ini, kita akan teruuuss menumpuk dosa, tanpa kita sadari. Yaaa, yakinilah, semua kejadian yang terjadi di dunia ini pastilah terjadi karena kehendak Allah.

Ketika wajah dan namanya masih sering berlalu lalang dalam pikiranmu, perbanyaklah dzikir. Mengingat Allah, juga mengingat kematian.

Saya ingin kembali menulis ulang tulisan ini, semoga bermanfaat untuk sahabatku semuanya.

Jangan bersedih saudariku, jangan bersedih jika cintamu tak dijawab dengan “Ya”. Karena skenario Allah jauh lebih indah. Yakinlah, setiap laki-laki tentu akan menikahi wanita yang paling baik untuk menjadi istrinya. Sesungguhnya jawaban bukan “Ya” akan membuatmu lebih bersemangat untuk dicintai Allah, dan insyaAllah tak lama lagi Dia akan mempertemukanmu dengan jodoh terbaikmu, entah dia akan berubah pikiran jika memang dia nyata jodohmu, atau pun dengan orang lain yang memang terbaik untukmu, karena bisa jadi dia yang kau sangka baik, belum tentu baik untukmu. InsyaAllah, ada dia seseorang yang mencintaimu karna Allah, bukan hanya melihat pada paras dan hartamu. Karna paras bisa luntur karna usia, dan harta pun bisa lebur karna zaman. Tidak ada laki-laki sempurna di dunia ini, sebagaimana diri kita yang tak sempurna. Dengan bersyukur semua akan terasa indah.

Saudariku, seseorang yang [mungkin] kita sukai atau kita cintai sekarang, pastilah ciptaan Allah. Karena Dia lah yang Maha Pencipta. Allah lah yang menjadikan cinta itu indah di dalah hati kita. Sejatinya, keindahan cinta akan kita temui manakala hati kita mencintai Allah. So, kembalikan semua pada Allah. Hanya kepada Allah lah, cinta sejati kita peruntukkan. Karena tak ada yang sempurna dia lam semesta ini kecuali Dzat yang Maha Pencipta : Allah SWT.

Yakinlah saudariku, Allah akan memberi kita yang terbaik. Semoga langkah kita selalu dalam ikhtiar yang benar di jalan-Nya.

“… wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” (QS:An-Nur:26)

Ndak usah bersedih lagi ya, ada Allah. Yakinlah, ada Allah. Adukan segala bentuk luka hatimu itu kepada Dia Yang Maha Pecipta. Adukan di sepertiga malam, di seperdua malam. Bersepi-sepi sama Allah. Upgrade kompetensi diri, agar engkau menjadi perempuan dambaan surga. Semangat ukhti !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s