[131] Menikah itu Indah


Bercerita tentang indahnya pernikahan serasa tak akan ada habisnya. Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya berkaitan dengan ‘craft, cook, and write’. Semoga bermanfaat. Atau barangkali bisa memprovokasi pembaca yang belum menikah untuk segera menikah, hehe.

Menurut pengalaman saya, menikah itu akan membuat diri kita lebih produktif lho. Bahkan sangat signifikan. Berikut pengalaman saya menikah di tahun pertama. Semoga untuk tahun selanjutnya akan lebih produktif lagi. Aamiin.

Tentang ‘craft’.

Dulu, sejak dari sebelum saya menikah, saya memang sudah tertarik dengan yang namanya ‘kain flanel’ atau ‘kain perca’. Namun, porsi ketertarikan itu justru memakan space yang lebih besar, dibanding realisasinya. Ketertarikan 99 %, sedangkan realisasi 1 %. Hahaha. Semasa single, saya juga sering bertanya kepada teman-teman saya yang memang mereka sangat lihai dalam dunia ‘craft’, sebut saja ‘Monik’ dan ‘Tina’. Berharap, saya bisa ketularan semangat mereka, tapi hasilnya nihil. Semangat saya waktu itu, hanya berakhir dengan bongkahan kata-kata, belum sampai pada level ‘action’. Alhamdulillah, saya beruntung mempunyai sahabat seperti mereka, karena saya sering mendapat pelajaran berharga dari mereka. Mulai dari cara membuat, tahu tempat membeli pernak-pernik di Jakarta, hingga link-link yang sering direkomendasikan oleh mereka. Yang lebih menarik lagi, saya sering mendapat hasil karya mereka secara ‘cuma-cuma’. Terimakasih Monik dan Tina.

Maha besar Allah, setelah menikah, saya merasakan banyak sekali perubahan dalam diri saya. Semangat untuk ber-craft-ing ria itu serasa melejit. Menurut saya pribadi, motivasi itu timbul dari suami saya. Dalam konteks ini, bukan karena suami saya rajin buat nge-craft, kemudian saya ikut-ikutan. Bukan. Bukan seperti itu. Semangat saya melejit karena saya mencintai suami saya karena Allah. Sehingga rasa agar menjadi wanita yang istimewa untuk suami itu kian muncul. Rasa agar bisa menjadi seseorang yang produktif itu kian muncul, dan sungguh terealisasi atas izin Allah. Semangat saya menjadi sedemikian tinggi setelah saya menikah. Saya biasanya membuat barang-barang yang memang sedang kami butuhkan. Misalkan tempat pensil, tempat hp, tas tempat makan, dll. Kadang muncul keinginan untuk menjadikan ‘craft’ sebagai usaha sampingan. Namun, sejauh ini masih ada beberapa kendala, karena saya juga masih bekerja di luar rumah.

480675_627628040587744_338007089_n

581558_627627900587758_1916932965_n

Tentang ‘cook’

Selain craft, topik hangat yang tak pernah habis dikupas oleh kaum hawa adalah ‘masak’. Dulu, sebelum saya menikah, saya seringnya hanya ‘melihat’ resep-resep, dan jaraaaaang sekali praktek. Ada saja alasan kenapa nggak praktek. Hahaha. Ya praktek sih, sekali duakali. Setelah itu rasa bosan kembali menjangkit.

Saya merasakan, jauh sekali ‘sebelum’ dan ‘setelah’ menikah. Baik dari segi ‘frekuensi’, ‘variasi’, maupun ‘rasa’. Maha Besar Allah. Segala puji bagi-Mu ya Rabb. Karena Engkau yang telah menjadikan ‘beliau’ sebagai sumber inspirasi dan motivasi hamba. Hingga akhirnya, setelah menikah, atas izin Allah, terwujudlah tumblr tentang masakan, di Halalan Thayyiban. Meskipun masakan saya masih alakadarnya, tapi serasa hati ini bingar dari yang sebelumnya males masak, jadi rutin masak dengan semangat. Tentunya akan lebih baik lagi kalau rajin masak sebelum menikah ya, heeee.

Tentang ‘write’

Karena cinta itu saling melengkapi. Saya memang tertarik dengan dunia ‘menulis’ dari sejak sebelum menikah. Alhamdulillah, setelah menikah, saya merasa diri ini lebih produktif lagi. Baik menulis di blog atau pun yang lain. Suami saya juga dengan sabarnya mengenalkan saya dengan ‘digital book’. Alhamdulillah, atas izin Allah, saya bisa membuat digital book. Diantaranya ‘Kreasi Me and Mine’ dan ‘Catatan Ngaji part 1’. Berharap, suatu ketika nanti diberi kesempatan untuk bisa benar-benar menulis buku, aamiin.

972143_649753665041848_827026286_n

Saya juga sering berselancar di dunia maya mencari informasi tentang resep, craft, write. Hingga akhirnya saya termotivasi karena melihat wanita-wanita hebat yang jago masak, jago craft, jago nulis. Mbak Octa, Mb Nurin, Mb pemilik dapur hangus, Medya, Tina, Monik, dan masih banyak lagi. Meskipun tak bisa bertemu langsung, tapi saya sering berjalan-jalan ke lapak beliau-beliau untuk belajar.

Alasan klasik yang sejak dulu menjadi alasan barangkali ‘sibuk’. Sibuk kuliah, sibuk lain-lain. Padahal, mungkin itu hanya sebatas alasan untuk menutupi kemalasanku, hehe. Namun, setelah menikah meskipun kesibukan itu kian menggunung dari segi pekerjaan rumah dan pekerjaan kantor, ada saja alasan yang mengobarkan semangat untuk terus berkarya. Termotivasi juga dari wanita-wanita yang juga senang berkarya.

Dan tentu tak hanya itu, masih banyak lagi hal-hal lain tentang indahnya pernikahan itu. Karena menikah itu indah. Karena menikah itu ibadah. Segala puji bagi-Mu ya Allah.

Itulah pengalaman saya menikah di tahun pertama. Ini ceritaku, apa ceritamu?

P1242975 copy

//

7 thoughts on “[131] Menikah itu Indah

  1. Wah, namanku disebut~

    Yang punya Dapur Hangus namanya Ika Rahma.😀 Beliau sendiri juga heran kenapa Dapur hangus lebih populer dibanding yang punya.😀😀😀

    Gabung ke Emak2 Blogger yuk, Endri. Di sana ntar ketemu banyak banget emak-emak keren lainnya. Kalo craft, coba gabung ke Indonesian Crafter. Di sana bahas dan nge-share tentang crafter doang, gak ada yang buka lapak jualan.😀 Kalo cooking, coba ke Indonesian Food Blogger. Di grup ini kebanyakan pada nyoba mendokumentasikan resep asli Indonesia. Walopun banyak juga sih yang nyoba resep luar.

    Eh, semuanya itu grup Facebook. ^_^

    • Heeee, fans tersembunyi mb🙂
      waaaa terimakasih banyak infonya mbak.. Oo mb Ika Rahma ya mb, hehe..
      emak2 blogger belum gabung mb, insyaAllah segera..
      Klo Indonesia Crafter juga belum…Yang uda Indonesian Food Blogger, itu dulu juga info dari mb Octa🙂
      makasih banyak mba🙂🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s