[127] Ikan Nike (Dowu) hanya Muncul di Bulan Gelap


Maha Besar Allah, karena selalu ada yang indah dalam semua ciptaan-Nya.

Masih dalam tahun pertama, saya dan suami menjajaki tanah Gorontalo. Ada cerita menarik yang saya dapatkan di sini, pengetahuan yang baru saya temui di bumi Gorontalo. Tentang salah satu jenis ikan yang hanya muncul sebulan sekali, munculnya pun di bulan gelap atau biasanya disebut bulan mati oleh masyarakat Gorontalo. Dalam setiap akhir bulan dalam kalender Qomariah, khususnya di muara sungai Bone, akan muncul ikan kecil-kecil dalam jumlah yang banyak. Kalau menurut saya bentuknya mirip ikan teri, tapi ukurannya lebih kecil. Kalau menurut suami saya warnanya mirip udang, hehe. *ini hanya menurut kami. Dari pada penasaran dengan bentuknya, silakan dilihat sendiri ya🙂

OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERA

Saya sendiri belum terlalu paham dengan ikan jenis ini. Masyarakat biasa menyebutnya ikan Nike Baru atau ikan Duwo. Menurut informasi yang saya dapatkan, ikan ini muncul secara bergerombol, berasal dari hulu sungai Bone terbungkus selaput dan hanyut dibawa arus sungai ke laut. Sampai di laut, selaput yang sangat besar tersebut pecah jika ada ikan laut yang menggigitnya, sehingga ikan Nike menyebar. Dan akan menyebar di laut selama beberapa hari. Karena begitu populernya jenis ikan ini, kehadirannya tak hanya ditunggu-tunggu oleh para nelayan tapi juga oleh masyarakat Gorontalo. Saya dan suami pun termasuk yang merindukan masa panen ikan ini, yang memang hanya terjadi sekali dalam sebulan. Ceritanya, kami memang punya jadwal rutin ke pasar tradisional sekali dalam satu pekan. Awal datang ke Gorontalo, saya juga belum tahu apa itu ikan Nike, sewaktu masih singgah di provinsi, saya pernah dikasih tetangga, tapi ikan Nike dalam ujud sudah jadi peyek. Hingga suatu ketika, saya pergi ke pasar karena memang bertepatan dengan jadwal belanja ke pasar. Waktu itu ada ibu-ibu pedagang yang berteriak ‘ada nike’, memang kalau di Gorontalo itu teriakan penjual sangat dasyat, hehe. Sekilas melihat ada ikan kecil-kecil, spontan saya langsung memanggil suami saya,  “Mas”. Dalam hati, akhirnya ketemu juga dengan ikan Nike yang populer itu, hehe. Dan terjadilah proses transaksi jual beli, saya membeli seharga 15.000 satu kaleng susu. Itulah pertamakalinya saya membeli ikan Nike. Berapapun harga yang  penjual sebutkan, tanpa menawar saya langsung beli. Pikir saya, keburu kehabisan karena hanya muncul sekali dalam sebulan. Dan ternyata setelah saya berjalan beberapa langkah, ada banyaaaaak sekali penjual ikan nike dengan kisaran harga 10.000 per kaleng susu (*tahun 2013). Heeee, ternyata panen ikan nike itu melimpah saudara-saudara.

Belum beranjak dari bahasan ikan Nike, tentang rasa ikan Nike ini, enak, gurih, dan lezat saudara-saudara. Dengan bumbu yang sederhana pun, rasanya sangat lezat, karena memang dari rasa dasarnya ikan Nike yang enak. Untuk pertama kalinya, saya memasak ikan Nike menjadi peyek, karena belum terlalu tau kalau ikan jenis ini biasa diolah bagaimana, alhasil saya olah menjadi peyek, ikut-ikutan tentangga saya yang dulu pertama kali memberi peyek ikan Nike, hehe.

peyek

Ingin mencoba ikan Nike? Yuk berkunjung ke Gorontalo^^

28 thoughts on “[127] Ikan Nike (Dowu) hanya Muncul di Bulan Gelap

    • kunjungan ke Gorontalo Bit, kalau mau, heee
      emang kecil gitu. Belum tau kalau ada versi dewasanya Bit..Apakah masih ujud kecil gitu atau gimana..Kye sih memang jenisnya itu kecil-kecil..

    • kalau bubur pakai cakalang yang kaya dihalusin gitu sudah pernah makan waktu di kantor, buatan orang Gorontalo, tapi belum pernah klo dicampur bakwan nike,,,,waaa sepertinya lezat sekali klo bisa dipadukan..

  1. Apa rasanya kayak teri juga? Atau gimana? Penasaran euy….

    Kalo kecil-kecil begitu, berarti satu kaleng susu itu itungannya buanyaaaaak yak.😀

    • Rasanya jauh beda sama teri*menurut kami. Saya susah mendiskripsikan rasanya, soalnya sewaktu saya bikin peyek itu rasa ikannya itu ‘enak’. ‘Enak’ dari rasa ikannya sendiri. Naaah, episode kedua saya membeli ikan itu lagi, ternyata sesampai di rumah dan saya kembali memasaknya, barulah terlihat ternyata ukuran yang saya beli untuk kedua kali ini lebih kecil dari yang saya beli pertama kali. Dan signifikan di ‘rasa’nya. Menurut saya dan suami, rasanya lebih enak yang ukurannya agak besar, sesuai yang ada di foto.
      Satu kaleng susu, dapat banyaaaaaaakk🙂

      • iya memang, rasanya beda.., ikan nike yang hari petama sampai hari ketiga muncul terasa enak karena memang segar.. kalo dah sudah seminggu sudah lain rasanya.. tp masih lumayan.. Ikan Nike hanya ada pada bulan baru tahun islam, atau munculnya bulan dilangit pada hari pertama, kadang lamanya bisa bertahan sampai seminggu, jd ikan ini tidak selalu ada disetiap hari.

  2. Masih penasaran…. T______T

    Kalo punya kesempatan ke Gorontalo, pengen nyobain deh.

    Betewe, pas saya ke pasar tempo hari, liat ikan Nemo. (Ikan apa itu ya namanya….) Pengen beli tapi gak tega. Udah mati gitu ikannya. Kayaknya sih enak. Tapi kan lucuk. *dilema*

    • Baru sadar klo ini mbak Octa#heee maaf mb,,,
      Kalau ikan nemo saya kurang tau mb..
      Tapi ada yang bilang juga katanya ikan Nike ini ada juga di beberapa perairan di pulau Sulawesi, tidak hanya di Gorontalo, tapi sy kurang tau juga sih mb, hehe..

  3. Benar pak, di Sulawesi Barat juga ada jenis ikan yang mirip ikan nike. Namanya ikan “penja”. Perlu penelitian lbh lanjut utk memastikan apakah keduanya dari species yg sama..

  4. Pegalaman sy wkt dtg ke gorontalo thn 2010 diajak makan Nike Perkedel di RM New Ester. Kl gak salah arah ke pelabuhan gto, menurut sy & teman2 juga masyarakat gorontalo memang olahan Nike paling enak memang di RM New Ester tsb, dkt daerah menuju sungai bone tsb. Ktx sih turis2 sampe pesan bungkus utk dibawa pulang sbg oleh2 bahkan sampai turis dari malaysia jg bawa tuh! Pokoke kl dateng ke gorontalo mau nyari nike cari aja di RM tsb, rekom bgt deh!

    • info yang sangat menarik..saya malah belum pernah ke RM itu..
      terimakasih infonya teman, kalau berkesempatan insyaAllah saya kesitu..Sekali lagi terimakasih info dan share nya🙂

      • Akhirnya saya pergi ke RM New Ester pas musim nike, tapi sayang sekali, pas ke sana ikan nikenya sudah habis..Jadilah kami pesan menu ikan, hmmm sayang sekali, semoga berkesempatan lain kali…

  5. Nike yaaa?…enak tuh, saya & keluarg ampe bw plg ke jakarta 10 bungkus! Kebetulan ditmpt resto new ester yg disebut sm mbak amane itu memang betul olahan nike plg enak di Gorontalo. Jadi kangen sm kota tsb, kangen nike enak sih!😀

  6. Ping-balik: [152] Sate Tuna, Danau Limboto, Tumbilotohe, de el el | Endri Notes

  7. Ikan nike enaaaaak. karena saya half-blood gorontalo, ibu saya suka dapet imporan ikan ini dari gto ke rumah di jakarta. Biasanya ibu saya olah jadi semacam bakwan gitu tapi orang gorontalo menyebutnya ‘perkedel/perkedede’ ini, tepung yang dipakai juga biasanya bukan terigu tapi sagu dilarutkan air dan kadang biar harum tambah irisan daun bawang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s