[113] Resep ‘Kue Singkong Isi Nangka’


Singkong. Salah satu jenis tanaman yang akarnya bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok karena mengandung karbohidrat. ‘Singkong’ atau biasa dikenal dengan ‘Ubi Kayu’ atau ‘Ketela Pohon’. Kalau di daerahku Sukoharjo biasa disebut dengan ‘Pohong’, kalau di daerah suamiku Purwokerto di kenal dengan nama ‘Boled’. Mungkin di daerah teman-teman beda lagi namanya. Bisa share di sini, apa hayo? Heee.

Ini dia penampakannya. Ubi Kayu yang di belakang, naaah yang di depannya itu Ubi Rambat. Bapak yang cabut langsung tu, hehe. Naah yang akan dibahas di sini adalah gambar yang belakang yaitu Ubi Kayu alias Singkong.

12

ini gambar singkong yang sudah dikupas

Kalau inget Singkong, masakan apa yang tergambar di dalam benak temen-temen? Yang mudah untuk dibuat? Singkong goreng seperti ini kah?

3

Singkong goreng berpasangan dengan kopi. Nikmat disantap. Hehehe, ini singkong goreng hasil gorengan Bapak. Suamiku yang jadi kameramen setia. Terimakasih cintaa.

Ternyata selain digoreng, Si Singkong ini juga potensial untuk diolah menjadi kue lho. Naaah mari kita coba share untuk membuat kue berbahan dasar Singkong. Berguru dari Ibuk, namanya ‘Kue Singkong Isi Nangka’

Bahannya:

  • Singkong parut 1 kg. Kalau kita males ngupas dan marut, kita parutin aja ke tukang parut di pasar yang pakai mesin. Atau malah temen-temen sudah punya alatnya, Alhamdulillah.
  • Gula pasir 150 gram
  • Nangka 200 gram (nangka 200 gram ini sudah dihilangin bijinya ya, jadi bijinya gak kehitung)
  • Agar-agar merah 10 gram
  • Santan
  • Kelapa parut sebagai taburan (*opsional, boleh pakai boleh tidak tergantung selera)
  • Daun pisang sebagai pelengkap dalam penyajian
  • Minyak goreng untuk mengolesi cetakan agar mudah terlepas dari cetakan ketika sudah matang.

pb152625_new1nangka yang telah dipotong dadu

agar yang digunakan agarasa, kalau ini saset kecil 5 gram so di sini dipakai 2 bungkus, ada juga yang bungkus ukuran 10 gram.

pb152635_new1santan

pb152637_new1ini dia cetakannya

Cara membuatnya insyaAllah mudah kok teman-teman,

1.    Campur parutan singkong dengan agar-agar, gula pasir, dan santan, aduk hingga rata.  Kemudian masukkan nangka yang telah dipotong dadu kecil aduk hingga rata.

 

pb152630_new12.    Masukkan adonan ke dalam cetakan yang telah diolesi minyak goreng. Jangan samapi lupa mengolesi cetakan dengan minyak goreng ya, soalnya kalau tidak diolesi ditakutkan kuenya nempel dicetakan dan susah dilepas, alhasil kurang bagus bentuk kuenya.

 

pb152647_new13.    Kukus selama 35 menit atau hingga matang, tergantung api juga sih. Gunakan api sedang saja.

 

pb152654_new14.    Setelah matang, angkat dan dinginkan, keluarkan dari cetakan. Mudah bukan?

 

pb152668_new15.    Bisa juga disajikan dengan kelapa parut, seperti ini

 

pb152667_new1Disajikan dengan alas daun pisang juga lebih menarik, nuansa tradisionalnya terasa kental.

 

pb152662_new1

pb152663_new1Kalau di Sukoharjo ada yang namanya ‘Lemet’, mirip kue yang di atas, tapi dibungkus langsung dengan daun pisang tanpa menggunakan cetakan. Yuk mari mencoba, mari berkreasi, mari belajar untuk menjadi wanita yang bermanfaat.

//

12 thoughts on “[113] Resep ‘Kue Singkong Isi Nangka’

  1. Eh iya, Mbak mau nanya, suami Endri (Eka kan ya namanya), dulu yang pernah bantuin Mbak nyacah di Duren Sawit untuk skripsi bukan ya? setelah Mbak inget-inget, apa iya yah ini Eka yang itu, atau bukan. Coba ditanyain,

    • iy Mbak, nanti insyaAllah Endri tanyain, klo iya beneran suami Endri, nt dapet hadiah apa mbak? Hehehe
      Endri juga suka jalan2 ke blog mb nurin, suami kye pernah komen, bagus ada penomorannya mbak, terstruktur jadinya.
      Endri juga suka🙂

  2. Mau ngucapin terimakasih yang banyak, sehabis lulus Mbak agaknya lupa dengan jasa kawan-kawan (60 orang) pencacah yang bantuin kuesioner skripsi. Waktu itu, di Jakarta dengan 400 responden,, bayangkan kalau gak ada pencacah yang mau nyacah gratis, apa jadinya,,,🙂. Tak banyak nama yang Mbak ingat, kecuali Eka, Reza dan teman-temannya (waktu itu mereka masih tingkat 1), mereka rela kehujanan, bahkan entah karena saking lugunya, jalan kaki dari Duren Sawit sampe Kampung Melayu, kalau diinget-inget kok ya lucu.

    • iy mbak insyaAllah nanti disampaikan🙂
      data primer memang penuh tantangan ya mbak🙂
      ada ilham sanjaya juga kye mbak, dulu teman 1 bimbingan endri, akhirnya dia ambil ttg elpiji juga,
      dulu endri juga pke data primer mbak, tapi nonpar, hehe soalnya dikit sampelnya, perusahaan batik di Laweyan Solo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s