[102] Kangkung yang ‘Baik’?


Tulisan dari pendapat pribadi, berbagai sumber, plus info dari teman2 ku yang super🙂

Siapa sih yang tak kenal kangkung? Salah satu jenis sayuran kaya zat besi, yang cukup terkenal di dunia perdapuran. Hahaha. Ngomong-ngomong soal pilih-pilih kangkung saat belanja ‘untuk tumis’ jangan asal pilih lho. Kalau diriku selain main feeling, ku pilih kangkung yang daunnya hijau lebih ke hijau muda, jauh dari campuran warna kemerah-merahan. Logika kasarnya aku akan memilih kangkung yang saat dijual masih berakar daripada kangkung yang dijual tanpa akar. Mengapa? Alasan ini atas dasar pendapatku pribadi lho, hehe. Kangkung yang dijual tanpa akar itu biasanya adalah kangkung yang sebelumnya hidup di air(rawa). Menurutku kangkung ini kurang bagus untuk dimasak tumis. Selain warnanya yang layu kusam, rasanya pun kurang enak.

Kalau yang biasa aku beli untuk dimasak kangkung yang seperti ini ni.

*fotokangkung berakar ini hasil jepretan suamiku, hehe

Kalau kangkung yang kurang ku suka yang seperti ini. Ini gambar dari hasil googling. Biasanya kangkung ini dijual dalam bentuk ikatan tapi tanpa akar. Daunnya kurang ‘memes’ kala bahasa jawa, hehe. Jenis ini lebih baik digunakan untuk pecel.

apalagi yang seperti ini, hehe. Kalau yang ini mungkin memang udah terlihat kurang layaknya sih ya.

Berawal dari bahan yang baik dan tepat, semoga menjadi dasar masakan yang lebih berkualitas. Bismillah.

9 thoughts on “[102] Kangkung yang ‘Baik’?

  1. Assalamu’alykum hendrii..
    wah seneng ya skrg kita bisa masak tapi juga berpahala n_n..
    Tambahan lagi hendri sayur hijau agar lebih baik dan optimal manfaatnya harus dicuci samai benar2 bersih dan jgn dimasak (direbus atau ditumis) terlalu lama.. dan yg penting setelah dimasak, sayur hijau jgn sampai lebih dari 8 jam baru dimakan karena bisa mengeluarkan racun.. oh iya, kalo kangkung yg hendri beli itu jenis kangkung buat tumis.. tapi kalo kangkung yang daunnya lebih lebar (yg difoto no 4) biasanya dipakai buat gado-gado atau pecel n_n.. Sbnrnya pgn bgt dr dulu kita masak bareng2 1 kos sama mega & riska.. tapi kpn ya n_n..

    • wa’alaykumsalam.wrwb.
      waaaa terimakasih retsi untuk saran, dllnya,
      buat tambahan referensi, nt insyaAllah diedit tulisannya klo berkesempatan,,,
      memang aku biasa numis, pantesan merasa pas dgn yg itu. Hehe,
      ibaratnya penemuan lokal karena belum hijrah coba2 klo kangkung dimasak yg lain🙂

      ide bagus retsi, ‘waktu’ nya ya kpn, hehe..endri ikutan dah klo berkesempatan insyaAllah…

  2. Setuju sama Retsi. Kangkung yg sering dijual orang emang ada 2 jenis. Kami bilangnya kangkung cabut atau kangkung tanah untuk yang daunnya panjang-panjang dan dijual beserta akarnya. Kalau yang daunnya lebar dan ga ada akarnya tu kami sebut kangkung potong atau kangkung rawa. Memang sengaja dijual ga pakai akar karena hampir ga mungkin. Coba aja tarik kangkung rawa tuh…, kau akan mendapatkan batang kangkung bisa mencapai 3 meter. hihi…😛

    • waa terimakasih Lina
      iya Lina, hehehe
      karena aku memang pernah menarik kankung rawa live dari sawah, Hehe
      Karena ada ladang bapakku yang dipenuhi kangkung😀
      terimakasih sangat teman2 atas info2nya🙂

      • endri ternyata doyan maen ke sawah juga…😛
        trus kangkung rawa tu ada bunganya warna ungu cantik-cantik ^_^
        sering jadi tanaman penghias lapangan tenis juga ^_^
        jadi pengen pulkam… T_T

      • doyan banget Lina, masa kecilku kan gulung2 di sawah, nyuri2 kesempatan buat terjun ke airnya juga, hahaha
        #desa yang permai
        klo sekarang, klo pulkam main ke sawah foto2, ckckckc, berasa dunia asing dan istimewa, krn di Jakarta sulit ditemui

  3. Sy mau tnya, emm,,, emng benar ya klo sayur kangkung lebih dr 8 jam udah g boleh dikonsumsi lg?? Krna Setau sy cuman bayam aja, apkh klo kangkung sama aja beracun sprti bayam?? Sblm ny trima kasiih jika berkenan untk d jwb😊,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s