[44] Pendakian


Seperti singgah di gubuk kaca. Terlalu legit bila dirasa. Hidup ini tak ubahnya seperti berjalan di perbukitan, sesekali menemui gunung tinggi menjulang, adapula jalan nan terjal, disisipi turunan yang gemulai. Kemanakah kaki kita kan melangkah?? Sebagian besar adalah “hak” dari orang yang punya kaki-kaki tersebut. Semoga kita bisa menjadi pilot yang bijaksana dalam menentukan koordinat tujuan hidup kita.

Bukit itu tak hanya satu, gunung tinggi pun lebih dari satu. Setiap puncaknya punya kadar ke-elok-an yang tak sama, dan tentu punya tingkat terjal dan liku yang tersendiri. Cita-cita besar itu tak hanya satu, mimpi2 besar pun lebih dari satu. Setiap cita2 dan mimpi punya kadar keistimewaan yang tak sama, dan tentu punya tingkat kesulitan dan kompetensi tersendiri. Raihlah cita dan mimpi itu, kawan^^

Kali ini aku ingin bercerita terkait pengalamanku mendaki gunung. Yaaa, untuk pertama kalinya aku ikut pendakian. Memang “yang pertama” itu biasanya indah untuk diceritakan. Pendakianku ke Gunung Gede dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango di wilayah Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 – 3.000 m. Kata-katanya si, rute jalan sekitar 9,5 km untuk bisa mencapai puncak. Jadi total PP sekitar 19 km. Waaaaw, bagiku itu angka yang menggelitik paru-paru.

“Sudah berapa kilo si kita jalan ini??” , pertanyaan semacam itu menjadi trending topic  saat mendaki diantara para peserta.

“Satu kilo lebih dikit”, jawab panitia.

“Masih jauh ya”, celoteh sana-sini, karena memang tak sedikit yang baru pertama kali jadi peserta pendakian. Aku mencoba meyakinkan diri dengan senyuman, “yaaa, aku pasti bisa”.

Ada aktivitas baru yang menyenangkan sepanjang pendakian : berkompromi dengan aturan nafas, berdamai dengan beban di ransel, mencoba menikmati bekal coklat, melafalkan lirih hafalan2 suratku yang masih minimalis. Subhanallah, ternyata murojaah selama mendaki bisa memberikan kekuatan dan tenaga ekstra agar tetap kuat melangkah. Sesekali disapa hujan, dan akhirnya kita berponco ria. Menyenangkan^^. Semua akan menyenangkan dan terasa manis, kala kita selalu lapang dan tersenyum dalam keadaan apapun, apalagi untuk masalah perjuangan mencapai cita2, mimpi, atau harapan. Karena Allah bersama kita^^.

Pelajaran indah yang ku petik saat pendakian. Ternyata rute dalam pendakian ke puncak Gunung Gede itu tak selamanya menanjak (rute naik), tapi ada beberapa kali turunan (rute turun). Kalau kawan2 pernah mendaki, pasti tahu bagaimana rasanya tanjakan ( rute naik) dan bagaimana rasanya ada turunan (rute turun). Yaaaa, ketika kita menanjak (rute naik), tenaga yang kita keluarkan harus lebih ekstra, paru-paru juga bekerja lebih ekstra. Lain halnya ketika kita ada turunan(rute turun), rasanya lebih ringan dan tak perlu banyak tenaga. Intinya rute naik itu lebih susah dari pada rute turun.

Jadi, saat aku mendaki menuju puncak Gunung Gede dan menemui ada rute menurun. Waaaaw, dalam hati serasa sangaaaat senang, berharap paru2 bisa rileks sementara. Tapi, jangan lantas kita senang ketika bertemu dengan turunan. Yang namanya mendaki mencapai puncak adalah bergerak menuju tempat yang lebih tinggi. Artinya kalau ada turunan, berarti akan ada tanjakan yang lebih terjal lagi di depan sana. Saat kita bergerak menuju puncak meraih cita2 dan mimpi, jangan pernah terlena apabila ada kelonggaran perjuangan. Karena itu artinya akan ada tanjakan dan perjuangan yang butuh tenaga ekstra di depan sana^^.

Hidup ini meliuk-liuk, penuh terpaan, dengan banyak pilihan. Mencapai puncak memang butuh peluh dan perjuangan. Untuk lebih indah dalam berjuang, titipkanlah sebuah mutiara keikhlasan dalam hati kita. Lilahita’ala ^^. Dan ingatlah Allah dalam tiap perjuangan kita. Sekalipun kita belum sukses mencapai puncak (#kategori duniawi), Allah telah menyiapkan raport tersendiri untuk kita. Karena raport dari Allah tak hanya sekedar menilai “hasil”, tapi Allah juga menilai “proses”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s