[28] Statistik in Life


Belajar Statistik dalam kehidupan

Kata statistic berasal dari bahasa Italia “statista” yang berarti negarawan. Pertama kali dikenalkan oleh Gottfried Achenwall (1719-1772).

Alkisah saya adalah seorang gadis remaja yang mengalami dilema dalam menentukan arah tujuan hidup saya. Dengan keterbatasan yang ada, saya mencoba mulai berkenalan dengan siapa sebenarnya diri saya. Nama saya Indri, anak pertama dari 3 bersaudara, tinggal di kabupaten Sukoharjo Jateng. Saya sadar bahwa saya adalah makhluk uniqe yang diciptakan oleh-Nya, berarti saya memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang lain dan berbeda dengan semua orang. Karena hekekatnya setiap individu di dunia itu adalah uniqe berbeda antara satu dengan yang lain dalam hal karakteristik.

Saya adalah perempuan, dan saya sadar ibu saya juga perempuan. Tapi usia kami tak sama. Berarti karakteristik saya berbeda dengan ibu saya. Saya pelajar SMA, dan saya sadar teman saya “Ana” yang sekelas dengan saya juga pelajar SMA. Tapi tinggi badan kami tak sama.

Jika boleh dikatakan usia, tinggi badan, jenis kelamin, dan status pelajar adalah macam-macam variable yang akhirnya dapat membedakan siapa itu saya, siapa itu ibu, dan siapa itu Ana. Artinya di dunia ini ada banyak sekali variable dan karakteristik dari variable itu sendiri.

Siapa sebenarnya kita dan sehebat apa kita, hingga kita mampu merubah keadaan menjadi lebih baik, yang bisa menjawab adalah diri kita sendiri. Sejauh mana kita mau mengambil resiko dan dimana kita mau menempatkan diri. Saat Perasaanku gundah, tak jelas, kacau, ku merasakan sepertinya elemen matriks dalam tubuhku riuh berpesta karna hatiku tak bisa pegang kendali..

Hakekat hidup itu adalah sebuah pilihan, coba perhatikan ilustrasi saya:

Jika ada matriks besar berukuran m x n ( m adalah  jumlah baris yang menyatakan jenis variabel dan n adalah jumlah kolom yang menyatakan populasi), maka kita bisa partisi matriks itu ke dalam matriks2 kecil…

Intinya, tergantung kita memilih populasi yang kita inginkan. Jika saya memilih populasi saya adalah seluruh pelajar di kabupaten Sukoharjo, berarti saya adalah elemen xij dari matriks m x n, dimana m adalah jenis variable dan n adalah nama2 SMA se kabupaten Sukoharjo. Kalau saya terkotak dan berfikir itulah populasi saya, brati saya akan berusaha untuk menjadi terbaik di populasi saya se kabupaten, Padahal sebenarnya populasi kabupaten itu lebih kecil dari pada kalau saya memilih populasi Jawa Tengah, populasi Indonesia, Populasi di dunia, dll.

Mari kita berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam populasi terluas yang bisa kita capai. Tentunya diawali dengan menjadi terbaik di populasi tersempit yang bisa kita rangkul. “Awali dari hal2 yang kecil, dari diri sendiri, dari sekarang”

4 thoughts on “[28] Statistik in Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s